• SELAMAT DATANG DI PORTAL TERPADU MILIK PEMERINTAH KABUPATEN BURU SELATAN

Pemerintah Kabupaten Buru Selatan Gelar Rapat Koordinasi Pleno TPAKD Tahun 2026 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

User Icon Bursel Digital • Senin, 09 Februari 2026 • Di baca 15 Kali

Pemerintah Kabupaten Buru Selatan Gelar Rapat Koordinasi Pleno TPAKD Tahun 2026 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Pemerintah Kabupaten Buru Selatan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) menggelar Rapat Koordinasi Pleno TPAKD Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini menjadi forum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta pemangku kepentingan terkait dalam memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Buru Selatan.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Buru Selatan, La Hamidi, S.H., didampingi Wakil Bupati Buru Selatan, Gerson E. Selsily, S.E. Turut hadir pimpinan unsur TNI dan Polri, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang diwakili oleh Bapak Deni Iswanto selaku Manager Senior.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Bupati dan para Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru Selatan, serta pimpinan instansi vertikal dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam rapat pleno tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, antara lain peningkatan edukasi keuangan bagi pelaku usaha di sektor perikanan, yang merupakan salah satu sektor unggulan daerah. Edukasi keuangan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat pesisir, sehingga pelaku usaha perikanan dapat mengelola usaha secara lebih produktif dan berkelanjutan.

Selain itu, pembahasan juga mencakup pelaksanaan business matching bagi UMKM perempuan sebagai upaya mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan dan memperluas akses pembiayaan usaha. Program ini diharapkan dapat membuka peluang kemitraan antara UMKM lokal dengan lembaga keuangan maupun mitra usaha lainnya.

Fokus berikutnya adalah penguatan usaha petani kopra, yang memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat Kabupaten Buru Selatan. Melalui dukungan akses pembiayaan dan pendampingan usaha, sektor pertanian diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Rapat koordinasi juga membahas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada sektor produksi, sebagai salah satu instrumen penting dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Di samping itu, perluasan agen Laku Pandai menjadi perhatian utama guna memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke wilayah-wilayah yang belum terlayani secara optimal oleh lembaga perbankan.

Berbagai upaya strategis yang dibahas dalam rapat pleno ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buru Selatan melalui akses keuangan yang lebih merata dan berkelanjutan.

Menutup pidatonya, Bupati Buru Selatan, La Hamidi, S.H., menyampaikan harapannya agar kolaborasi yang terjalin melalui TPAKD dapat terus diperkuat dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi daerah. Ia juga berharap Kabupaten Buru Selatan dapat meraih prestasi di tingkat nasional dan masuk dalam nominasi TPAKD Award Tahun 2026, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan kinerja daerah dalam percepatan akses keuangan.

Pemerintah Kabupaten Buru Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sinergi lintas sektor melalui TPAKD sebagai salah satu pilar penting dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Bagikan: